Tenang Setelah Hujan, Kisah Duka Usai Banjir Bandang Oleh Muraz Riksi
Table of Contents
Ini tentang kemanusiaan, 26 Desember 2004 Aceh pernah dilanda Tsunami. Kini 26 November 2025 Aceh kembali didatangi bencana Alam. Banjir hebat menghilangkan banyak rumah dan daratan sepanjang aliran sungai. Banyak jembatan putus, listrik dan jaringan internet padam, gas menjadi langka, BBM juga sulit didapatkan.
Ini tentang kemanusiaan, harga bahan pokok di pasar melambung tinggi. Masih ada manusia yang memikirkan keuntungan besar ditengah banyak orang dilanda musibah. Siapa yang dengan beraninya menaikkan harga bahan pokok? Apa alasan mereka menaikkan harganya? Apa karena langka atau karena ada orang-orang kaya yang memborong semua bahan pokok lalu stok barang berkurang sehingga berlaku hukum ekonomi?
Ini tentang kemanusiaan, jangan jadikan hukum ekonomi sebagai pedoman hidup disaat Aceh sedang berduka, banyak orang sedang kesusahan. Jika kita muslim, maka ingatlah kepada Sang Pencipta. Setidaknya jika tidak sanggup membantu banyak orang, bantulah sesama muslim dengan tidak memberi harga barang yang tinggi. Ingatlah bagaimana hukum jual-beli dalam Islam.
"Tenang Setelah Hujan"
Oleh : Muraz Riksi
Ini bukan hanya doa yang berkumandang dari orang-orang yang basah oleh hujan
Bukan juga sungai yang meluap karena hutan yang ditebang
Atau pohon-pohon yang tidak lagi tumbuh subur pada tempatnya
Ini tentang manusia yang tidak sadar karena kelakuannya
Bagaimana bukan manusia yang harus disalahkan?
Ditempatku tak ada lagi hutan tempat bernaungnya banyak kehidupan
Adanya pohon-pohon penghasil bahan baku minyak makan
Belum lagi limbah pabriknya yang sesekali mengaliri sungai
Ucap mereka "kau hanya ribut sendiri tuan, karena belum mendapatkan jatah paket sembako atau amplop bertuliskan namamu tuan"
Ini bukan tentang diberi atau menerima sumbangan
Ini lebih jauh menilik tentang kesadaran
Adakah banjir bandang datang selagi hutan masih layak disebut hutan?
Adakah setiap hujan air bah itu datang?
Adakah jalan rumahmu dipenuhi lumpur setelah hujan mereda?
Jawablah jika memang hutan memiliki peran setelah hujan
Katakanlah jika hutan tak mempengaruhi terjadinya banjir bandang atau air bah yang membawa lumpur itu tuan
Tenang setelah hujan
Langit seakan diam tak lagi berbicara
Hanya manusia yang sibuk lalu lalang di muka bumi
Entah apa yang mereka cari?
Usik, aku tidak sedang mengusik
Aku hanya ingin kita sepenuhnya sadar
Sadar tidak hanya tentang merenung tapi mengubah semua perilaku yang menyimpang
Dunia ini butuh hutan
Ikan-ikan butuh air yang bersih untuk hidup dan berkembang biak
Laut tidak butuh sampah plastik
Lalu jika hujan tidak berhenti
Banjir terjadi di semua tempat
Gas untuk memasak, air bersih dan sembako kebutuhan dasar telah habis di pasar
Atau mereka tidak lagi membagikan paket sembako
Apa yang paling dibutuhkan oleh manusia?
Aceh, 27 November 2025
Baca Juga : Puisi, Cerpen dan Cerbung Muraz Riksi Lainnya
***
Demikian puisi renungan diri.
(Catatan Penutup)
Terima kasih telah berkunjung ke website Sampah Kata.
Salam kopi pahit...

Post a Comment